Travel Umroh AB, Jakarta | Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menyampaikan, Indonesia masih menjadi negara dengan kuota haji terbanyak di dunia. Pada tahun 2018, kuota haji Indonesia mencapai 221.000 jemaah. “Alhamdulillah, kita tetap menjadi negara dengan jumlah jemaah haji terbesar atau terbanyak di dunia,” ujar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Rabu (28/3/2018). Lukman menuturkan, kuota haji untuk tahun 2018 mendapat tambahan 10.000 sehingga total kuota haji Indonesia 221.000 jemaah. “Tidak hanya kembali ke kuota normal, tetapi mendapatkan tambahan 10.000, persis seperti tahun lalu. Total 221.000 jemaah untuk tahun ini,” tuturnya.

Calon jemaah haji nantinya akan tetap diberangkatkan dari 13 embarkasi. Pihaknya juga akan memperbanyak embarkasi antara.  “Yang jelas kita masih menggunakan 13 embarkasi, yang diperbanyak adalah embarkasi antara,” ucapnya. Lukman menjelaskan, embarkasi antara ini di luar dari 13 embarkasi yang telah ditetapkan. Embarkasi antara ini nantinya sebagai tempat transit para calon jemaah haji. “Embarkasi antara ini kita tambah di beberapa kota, di luar 13 embarkasi yang telah ditetapkan. Fungsinya sebagai tempat transit sehingga ketika para calon jemaah haji menuju embarkasi tidak perlu lagi diperiksa, tidak perlu lagi melalui proses imigrasi dan langsung masuk ke pesawat,” pungkasnya.

Persiapan Mulai Difokuskan di Tanah Air

Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin menekankan, persiapan pelaksanaan haji di Tanah Suci sudah dalam tahap finalisasi. Menjelang waktu keberangkatan yang kian dekat, persiapan ibadah haji Indonesia mulai difokuskan di Tanah Air.

“Misalnya soal finalisiasi pengurusan administrasi dokumen perjalanan haji seperti paspor dan visa,” kata Menag dalam konferensi pers mengenai persiapan pelaksanaan haji di kantor Kemenag, Senin (2/6).

Selain pengurusan administrasi, yang juga diseriusi adalah pembentukan kloter-kloter, juga proses lain di tanah air. Selain itu, disiapkan juga pembenahan asrama dan embarkasi haji serta transportasi jamaah pada keberangkatan. “Semua berjalan sesuai harapan dan mudah-mudahan bisa lancar,” kata Menag.

Keberangkatan Jemaah Haji Mulai 17 Juli 2018

Sebanyak 204 ribu jamaah haji reguler Indonesia akan mulai diberangkatkan melalui 13 embarkasi mulai 17 Juli nanti. Mereka akan diberangkatkan bertahap hingga 15 Agustus nanti.

Terkait persiapan di Tanah Suci, Lukman mengatakan sudah hampir pungkas. Masalah penginapan dan transportasi jamaah serta penempatan di Mina sudah dalam tahap akhir dan tinggal difinalisasi. “Sulit menjelaskan berapa persen (kesiapannya) di Tanah Suci. Tapi alhamdulillah relatif tidak ada potensi yang mengancam persiapan kita,” kata Menag.

Kesiapan di Tanah Suci tersebut, menurut Lukman telah ia saksikan sendiri selepas melakukan peninjauan setelah Ramadhan lalu. Secara prinsipil, ia meyakini persiapan tahun ini lebih baik dan lebih lega dari sisi ketersediaan waktu persiapan.

Sumber 1, Sumber 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s